Chondro Suryono|Hospitality| Industry | Hotel | Seminar
05
Aug

Tak Cukup Punya Skill, Peserta Trikarsa Barista Talent Bootcamp Belajar Hadapi Industri dan Menyiapkan Diri untuk Dunia Kerja

Kemampuan teknis merupakan salah satu modal untuk memasuki dunia hospitality. Namun, untuk benar-benar siap bekerja, seseorang juga perlu memahami karakter industri, mampu menghadapi situasi yang tidak terduga, dan mengetahui bagaimana mempresentasikan kompetensi dirinya kepada calon pemberi kerja.

Hal tersebut menjadi fokus pembelajaran pada hari ketiga Trikarsa Barista Talent Bootcamp & Talent Scout 2026.

Berbeda dari hari sebelumnya yang lebih banyak membahas higienitas, sanitasi, kopi, serta personal grooming, pembelajaran hari ketiga membawa peserta lebih dekat dengan realitas dunia kerja hospitality.

Sesi pertama disampaikan oleh Bapak Dr. Chondro Suryono, SE., MM yang membahas Industri Hospitality.

Materi ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk kembali memahami karakter industri hospitality secara lebih mendalam, termasuk bagaimana dunia industri berjalan dan kompetensi apa yang dibutuhkan oleh tenaga kerja di dalamnya.

Bagi peserta yang sedang mempersiapkan diri menuju dunia profesional, pemahaman mengenai industri menjadi penting agar mereka tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mengetahui lingkungan tempat keterampilan tersebut akan diterapkan.

Setelah itu, peserta mendapatkan materi Menangani Situasi Konflik atau Handling Complaint yang disampaikan oleh Bapak Toni Ari Wibowo, SST.Par., M.Par.

Berhadapan dengan pelanggan merupakan bagian dari kehidupan pekerja hospitality. Dalam situasi tertentu, pelanggan dapat menyampaikan keluhan atau menghadapi pengalaman yang tidak sesuai harapan.

Karena itu, kemampuan menangani keluhan secara tepat menjadi salah satu kompetensi yang perlu dimiliki. Peserta diajak memahami bahwa ketika menghadapi konflik, profesionalisme, komunikasi, dan kemampuan mengelola situasi menjadi sangat penting.

Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan materi Pembuatan CV yang disampaikan oleh Ibu Fitriatunnisa Shabrina, S.Pd., M.Sc.

Materi ini membawa peserta pada tahap yang lebih dekat dengan proses memasuki dunia kerja. Setelah mendapatkan berbagai pembekalan mengenai industri dan hospitality, peserta juga perlu memahami bagaimana menyampaikan pengalaman, kemampuan, dan potensi diri melalui sebuah CV.

Rangkaian materi hari ketiga memperlihatkan bahwa perjalanan menuju dunia industri tidak hanya dibangun melalui keterampilan teknis.

Seorang calon tenaga profesional juga perlu memahami industri, mampu berkomunikasi ketika menghadapi persoalan, serta memiliki kesiapan untuk memperkenalkan kompetensi dirinya kepada dunia kerja.

Melalui Trikarsa Barista Talent Bootcamp & Talent Scout 2026, proses pembelajaran dirancang untuk membawa peserta secara bertahap dari pemahaman dasar menuju kesiapan menghadapi industri.

Setelah mendapatkan tiga hari pembekalan, peserta kemudian mulai memasuki tahapan yang lebih banyak menggunakan keterampilan praktik.

Hari berikutnya menjadi momentum bagi peserta untuk mulai menyiapkan bahan, menata area pelayanan, dan mengolah minuman berbahan dasar kopi secara langsung.

Dari memahami industri, kini saatnya membuktikan kemampuan melalui praktik.