Monitoring Prakrin|Monitoring OJT|Monitoring PKL | Monitoring Malaysia | Monitoring Prakerin malaysia
09
Apr

Komitmen Pembinaan Berkelanjutan: Poltekpar Prima Internasional Laksanakan Monitoring Prakerin di Dorsett Grand Subang, Malaysia

Sebagai bentuk komitmen dalam memastikan kualitas pembelajaran berbasis industri, Politeknik Pariwisata Prima Internasional melaksanakan kegiatan monitoring prakerin bagi mahasiswa yang sedang menjalani program On The Job Training (OJT) di Dorsett Grand Subang, Malaysia.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangka menjaga kualitas pengalaman belajar mahasiswa di industri, sekaligus memastikan bahwa proses yang dijalani sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh kampus dan pihak industri. Monitoring kali ini dilakukan secara langsung oleh dua dosen Politeknik Pariwisata Prima Internasional yang hadir ke lokasi. Kegiatan ini juga melibatkan tim Human Resources dari Dorsett Grand Subang (DSB), yang turut memberikan evaluasi serta masukan terkait performa mahasiswa selama menjalani prakerin.

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Tidak hanya sekadar penempatan mahasiswa, tetapi juga pendampingan dan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman terbaik. Dalam sesi monitoring, dilakukan diskusi mendalam terkait perkembangan mahasiswa, mulai dari aspek teknis pekerjaan, kedisiplinan, komunikasi, hingga kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja internasional.

Pihak HR Dorsett Grand Subang memberikan apresiasi terhadap semangat dan etos kerja mahasiswa, sekaligus menyampaikan beberapa poin penting sebagai bahan evaluasi dan peningkatan. Hal ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk terus berkembang selama sisa masa prakerin.

Bagi mahasiswa sendiri, kegiatan ini menjadi momentum refleksi untuk melihat sejauh mana mereka mampu menerapkan ilmu yang didapatkan di bangku kuliah ke dalam dunia kerja nyata.

Kehadiran dosen secara langsung di lokasi memberikan dampak positif, tidak hanya bagi mahasiswa tetapi juga bagi pihak industri. Mahasiswa merasa diperhatikan dan didampingi, sementara industri mendapatkan ruang komunikasi terbuka dengan pihak kampus.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa prakerin bukan sekadar program wajib, melainkan proses pembelajaran yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan monitoring ini, Politeknik Pariwisata Prima Internasional terus memastikan bahwa setiap mahasiswa yang menjalani prakerin di luar negeri benar-benar mendapatkan pengalaman yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri global.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk bekerja, tetapi juga berkembang—baik dari segi kompetensi, karakter, maupun profesionalisme.

Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mencetak lulusan yang siap kerja, siap bersaing, dan mampu beradaptasi di lingkungan internasional.

Karena pada akhirnya, pendidikan vokasi terbaik adalah yang mampu menjembatani teori di kampus dengan praktik nyata di industri, serta memastikan setiap prosesnya berjalan dengan kualitas yang terjaga.