24 Peserta Lulus Uji Kompetensi Pariwisata Terima Sertifikat dari Disbudpar Kabupaten Cirebon
Sebanyak 24 peserta dari sumber daya manusia (SDM) bidang pariwisata, perhotelan, dan restoran di Kabupaten Cirebon menerima sertifikat kompetensi setelah dinyatakan lulus dalam uji kompetensi yang diselenggarakan melalui kerja sama Politeknik Pariwisata Prima Internasional dengan LSP Pariwisata Nusantara.
Penyerahan sertifikat kompetensi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme SDM pariwisata di Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bapak Fajar Sutrisno, S.Si., Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, yang secara langsung menyerahkan sertifikat kepada para peserta yang dinyatakan kompeten.
Turut hadir Dr. Chondro Suryono, S.E., M.M., Direktur Politeknik Pariwisata Prima Internasional, serta Ibu Yanti Suryantimala dari LSP Pariwisata Nusantara.
Sebelumnya, uji kompetensi telah dilaksanakan pada 29 April 2026 dengan tiga skema kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri pariwisata, yaitu Waiter/Waitress, Receptionist, dan Room Attendant.
Ketiga skema tersebut merepresentasikan sejumlah kompetensi penting yang dibutuhkan dalam operasional industri hospitality. Peserta tidak hanya diuji berdasarkan pengetahuan, tetapi juga kemampuan dan kesiapan untuk menjalankan tugas sesuai dengan standar kompetensi yang dipersyaratkan.
Sebanyak 24 peserta yang berasal dari sektor pariwisata, hotel, dan restoran di Kabupaten Cirebon kemudian dinyatakan lulus uji kompetensi dan berhak memperoleh sertifikat sebagai bukti pengakuan atas kompetensi yang telah dimiliki.

Penyerahan sertifikat ini sekaligus menjadi momentum penting bagi para peserta untuk meningkatkan kepercayaan diri dan profesionalisme dalam menjalankan pekerjaannya di industri. Bagi sektor pariwisata, keberadaan SDM yang kompeten menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas pelayanan dan meningkatkan daya saing destinasi.
Kolaborasi antara Politeknik Pariwisata Prima Internasional, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, serta LSP Pariwisata Nusantara menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, lembaga sertifikasi, dan pelaku industri dalam membangun SDM pariwisata yang berkualitas.
Bagi Politeknik Pariwisata Prima Internasional, keterlibatan dalam kegiatan sertifikasi kompetensi juga menjadi bagian dari komitmen untuk terus mendukung pengembangan SDM pariwisata yang memiliki standar kompetensi dan kesiapan menghadapi kebutuhan industri.
Selamat kepada 24 peserta yang telah dinyatakan kompeten. Semoga sertifikat yang diterima menjadi bagian dari perjalanan untuk terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik bagi kemajuan industri pariwisata Kabupaten Cirebon.