Barista|Coffee|kopi|baristacoffee| Coffee maker |
07
Aug

Menuju Tahap Seleksi, Peserta Trikarsa Barista Talent Bootcamp Uji Kemampuan Menggunakan Mesin Kopi

Setelah melalui rangkaian pembelajaran dan praktik selama beberapa hari, peserta Trikarsa Barista Talent Bootcamp & Talent Scout 2026 memasuki tahapan yang semakin menentukan.

Pada hari kelima, peserta melanjutkan pembelajaran dengan praktik membuat minuman kopi menggunakan mesin.

Setelah sebelumnya mempelajari penggunaan peralatan manual, peserta kini mendapatkan pengalaman menggunakan mesin sebagai bagian dari pengembangan keterampilan teknis barista.

Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan review praktik peralatan manual dan mesin kopi. Review menjadi bagian penting untuk melihat kembali proses yang telah dilakukan peserta sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tahap berikutnya.

Rangkaian pembekalan dan praktik selama bootcamp memang dirancang secara bertahap.

Peserta sebelumnya telah mendapatkan pemahaman mengenai industri hospitality, pelayanan prima, higienitas dan sanitasi, prosedur K3, sejarah dan jenis kopi, personal hygiene dan grooming, handling complaint, hingga persiapan CV.

Setelah itu, mereka mulai masuk ke praktik persiapan bahan, area pelayanan, peralatan manual, hingga mesin kopi.

Kini, seluruh bekal tersebut mulai mengarah pada satu tahapan penting: seleksi.

Dalam konsep kompetisi Trikarsa Barista Talent Bootcamp & Talent Scout 2026, perjalanan peserta akan semakin mengerucut. Dari peserta yang mengikuti rangkaian program, kemudian ditentukan peserta yang berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya hingga tersisa enam finalis.

Tahap seleksi menjadi kesempatan bagi peserta untuk membuktikan bahwa apa yang mereka pelajari selama bootcamp tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan menjadi keterampilan.

Kompetisi ini juga tidak hanya menilai kemampuan membuat kopi. Berdasarkan ketentuan kompetisi, beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi Coffee Knowledge, Technical Skill, Beverage Quality, Hygiene & Safety, Workflow, Customer Service, Presentation Skill, dan Professionalism.

Artinya, seorang calon talenta barista perlu memiliki kemampuan yang menyeluruh.

Ia harus memahami produk, mampu menggunakan peralatan, menghasilkan minuman berkualitas, menjaga kebersihan, memiliki workflow yang baik, mampu melayani pelanggan, melakukan presentasi, dan menunjukkan profesionalisme.

Setelah melewati rangkaian pembelajaran dan praktik, kini saatnya menentukan siapa yang mampu melangkah lebih jauh.

Dari 15 peserta, enam akan mendapatkan kesempatan menuju babak berikutnya.

Siapa saja mereka?